Kebergantungan

Lelaki itu menjadi bersemangat. Lebih dari biasanya. Padahal ia sedang menghadapi tantangan hidup luar biasa. Ia harus membiayai perawatan rutin sang Ibu yang terkena kanker, juga membiayai lima adiknya yang nyaris putus sekolah. Rupanya malam minggu lalu ia tersihir kata-kata “Tantangan hidup membuatmu tumbuh dan belajar”. Kata bijak itu menghentak tekadnya yang nyaris retak.

Hari demi hari berjalan, ia mulai kelelahan. Rencana mulai bergesekan dengan realita. Sepercik semangat yang pada awalnya memantik nyala energi, kini ternyata tak cukup membuatnya bertahan dari benturan-benturan kehidupan. Barangkali ia lupa. Bahwa tantangan hidup selain menjadikannya harus mau tumbuh dan belajar, juga merupakan teguran halus dari Tuhan, bahwa sifat dasar manusia adalah lemah lagi membutuhkan bantuan.

Ia pun tersadar. Rasa pede bisa melalui semuanya jangan sampai menghilangkan rasa kebergantungannya kepada Tuhan. Bahwa tantangan hidup bukan hanya datang agar ia mau belajar, tetapi juga agar ia mau menginsyafi kerendahan dan kelemahan diri tanpa bantuan Tuhan, yang tandanya adalah lebih panjangnya doa dalam hati yang bergetar.

Published by

YsGunawan

Interested in art, design, & all about Quran.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s