Memutus Tali-tali Pengekang

image

Hati manusia itu terkekang oleh apa yang dicintainya. Pendakian jiwanya tidak akan benar-benar sampai kepada-Nya, sampai semua tali kekang itu diputus semuanya, kecuali satu tali saja. Yaitu, tali cinta terhadap-Nya. Karena itulah, keberserahan diri kepada-Nya tak mengenal kata setengah-setengah.

Konsekuensi “Laa Ilaaha illa Allah” adalah memutus tali-tali cinta terhadap apapun pada awalnya. Kemudian membentangkan tali cinta yang kokoh hanya kepada-Nya. Setelah itu, barulah menautkan anak-anak tali utama tadi kepada apa-apa yang dicintai-Nya dan apa-apa yang menjadi sebab hadirnya cinta-Nya.

Hanya pada kondisi itulah hati tidak akan lelah karena tarikan kekangan dari berbagai arah. Pada kondisi seperti itulah, hati ter-tarik pada satu arah. Menyearah.

Published by

YsGunawan

Interested in art, design, & all about Quran.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s