2nd UI IBF yang Menyakitkan Kepala

Sore tadi saya berkunjung ke Islamic Book Fair, Balairung UI. Sebetulnya tidak ada rencana berkunjung sama sekali, apalagi niat belanja buku. Tetapi, kebetulan tadi batal ketemuan sama teman, jadinya belok ke Balirung deh.

Seperti biasa. Setiap kali datang ke book fair kepala saya langsung sakit. Banyak banget buku keren yang pengen dibeli. Tapi kapasitas tas untuk bawa bukunya terbatas. Eh, kapasitas isi kantongnya maksudnya.😄

Di antara buku yang pengen dibeli tadi:
1. Mukaddimah Ibnu Khaldun, pengen beli sejak tiga tahun lalu, belum kesampean.
2. Bangkit dan Runtuhnya Khilafah Bani Umayyah, karya Prof. Dr. Abdussyafi. Dan sebagai pelengkapnya biografi Umar bin Abdul Aziz.
3. Bangkit dan Runtuhnya Daulah Bani Saljuk, Prof. Dr. Ali Muhammad ash-Shallabi. Saya tadi sempat nyari buku Bani Abbasiyah tapi tidak ada. Adanya Bani Saljuk ini dan Kisah Shalahuddin al-Ayyubi.
4. Bangkit dan Runtuhnya Islam di Andalusia, kaya Prof. Raghib Sirjani. Buku ini sepertinya keren banget juga. Kata ustadz Budi Ashari, kalau mau pelajari bagaimana perpecahan bisa diselesakan dan sekaligus bisa menghancurkan, pelajarilah bagaimana bangkit dan runtuhnya Andalusia.
5. Bangkit dan Runtuhnya Kekhalifahan Utsmaniyah. Saya lupa siapa penulisnya.
6. Api Sejarah. Ini juga buku yang saya buru sejak dulu. Tapi belum dibeli. Karena suka kepikiran: “mending ngurut dulu bacanya, dari zaman Rasul, khulafaur rasyidin, dan seterusnya sampai sejarah Indonesia.” Prakteknya, gak selesai-selesai bacanya. Pemalas sih..😄
7. Di stand DISC ada buku-buku jadul. Bukunya M. Natsir, Buya Hamka, M. Hatta, dan lain-lain.
8. Belum lagi ada buku tentang King Faisal, raja Saudi Arabia yang katanya hafizh Quran dan tegas membela ummat itu.
9. Oh ya, Tarikh Khulafa juga ada tadi.

Karena banyak buku keren, dan kebetulan baru dapat setoran dari klien, yasudah saya putuskan untuk beli beberapa buku. Setelah semua stand saya kunjungi, saya pun langsung merapat ke stand Pustaka Al-Kautsar. Karena kebanyakan buku keren yang saya incar ada di sana.

Saya buka satu per satu daftar isinya. Baca mukaddimahnya. Waah, kepala saya makin pusing. Akhirnya saya menepi. Buka kertas kosong dan corat-coret deh. Kalau mau ngerti sejarah secara kronologis saya harus baca ini dulu, kemudian itu, dan itu. Tetapi buku yang A membahas secara umum dan begini begitu. Kalau baca bukunyang ini dulu nanti ada bagian yang terlompati. Kalau baca yang itu berarti nanti perlu ada pendalaman di buku yang ini. Begitu seterusnya, sehingga akhirnya saya putuskan untuk membeli dua buku di bawah ini.

image

Bismillah. Mudah-mudahan kembali bisa semangat mengkaji sejarah. Sepertinya gak ada salahnya mengulang telaah singkat mulai kenabian Rasulullah. Juga sejarah khulafaur rasyidin. Habis itu, barulah masuk ke buku ini.

Kalau baca mukaddimah yang ‘Bangkit dan Runtuhnya Khilafah Bani Umayyah’ si, menarik banget. Penulis ingin mengetengahkan tinjauan yang lebih adil terhadap kekhilafahan Umayyah yang kadang banyak disoroti dari sisi negatifnya oleh beberapa kolumnis-cendekiawan.

Adapun pada buku Daulah Bani Saljuk, saya sangat tertarik pada pembahasan bagaimana lahirnya Madrasah Nizhamiyyah dan pergerakan Imam Syafi’i. Juga gerakan pembaharuan yang dilakukan Imam Ghazali, yang mana pada saat itu kekeringan spiritual melanda ummat, katanya.

Mudah-mudahan nanti bisa sharing juga di sini. Alhamdulillah ala kulli hal. Bismillah. Laa haula wa laa quwwata illa billah..

:))

Published by

YsGunawan

Interested in art, design, & all about Quran.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s